Jumat, 05 Maret 2010

Android

Ontario software programmer creates female android with human A.I. qualities. Image: Project Aiko.
Ontario software programmer creates female android with human A.I. qualities. Image: Project Aiko.


Moving ever closer to realising his dream of creating a fully autonomous robotic companion, an Ontario man has made significant progress though a personal project that has recently birthed the makings of a female android with impressive artificial intelligence.

Standing at a little under five feet in height and weighing a mere 32 kilograms, brown-eyed (Project) Aiko has a humanlike silicon skin, realistic hair, and a moving mouth that helps simulate the convincing but computerised female speech emanating from her hardware internals.

Capable of speaking in either English or Japanese and already programmed with some 13 thousand common and useful phrases, Aiko’s abilities even stretch to reading blocks of text, tracking objects moving before her, distinguishing up to 300 faces per second, and even solving mathematical equations.

Remarkably, the hardware and physical representation of Project ‘Aiko’ (which derives from the Japanese words for love ‘Ai’ and child ‘ko’) took software programmer Le Trung only three months to construct.

Continually evolving his principal $25,000 USD design with new hardware and software in order to bestow more human qualities on Aiko, Le Trung has also given his creation access to servers so that she can relay up-to-date weather information and accurate times to whoever is interacting with her.

Interestingly, Le Trung has programmed Aiko to gauge and react both audibly and physically to human touch. This sees her complimenting a gentle hand stroked across her cheek and swinging an arm and chastising anyone who should happen to touch one of her breasts.

Evidently, the only thing Aiko cannot yet do is walk due to the project’s lack of financial sponsorship. While needing some 14 individual motors worth around $500 USD each to just get Aiko up on her feet, her ambitious inventor remains confident that funding will be forthcoming despite a recent run of knock backs from various Canadian funding sources.

And, for those looking at Aiko before then promptly jumping to crass assumptions, Le Trung is only too happy to reveal that his robotic work in progress has breasts, nipples and even a vagina equipped with sensors.

“Do I sleep with her?” asks Le Trung in recounting the most common question levelled at him by inquisitive visitors to his ProjectAiko Web site. “No,” he answers, explaining that he chose to make a female android as it would appear less threatening than a male version.

According to Le Trung, who has university degrees in analytical chemistry, biochemistry and general science, future applications for android creations such as Aiko could include helping the aged in nursing homes and occupying service roles in major international airports.



http://www.thetechherald.com/article.php/200850/2613/Ontario-inventor-creates-advanced-A-I-female-android

ROBOT LAYAR

Genre: Fiksi, Buku Kanak-Kanak



namaku adalah luco. dulu aku adalah titik angin yang bingung. aku merasakan, tetapi tidak mengingat. kata tota, dia memungutku dan membuatku hidup secara total, dia menciptakanku dengan dua sayap. dan tubuh yang sempurna. sejak saat itu aku selalu memuji tota. aku menyayangi dia. dia kuanggap ayahku. semua perintahnya kuturuti. dia berhak sepenuhnya atas aku. setiap permohonanku dikabulkannya.

lalu suatu hari tota berencana membuat robot-robotan mainan untukku.aku sangat senang. aku menanti-nantikannya. dia membuat robot2an yang kecil, beserta bola yang lumayan besar, di dalam sebuah layar. tota menginginkan aku untuk menjadi salah satu tokoh di dalam dunia robot layar itu. dia memintaku untuk jadi jahat. padahal aku tidak mau, tapi aku akan menuruti semua keinginan ayah tota. jadi aku menyetujuinya.

robot layar itu sangat lucu dan keren. aku menyukainya. mereka seolah mengerti perasaanku. tapi mereka tidak hidup, mereka palsu.

tota sepertinya tidak puas dengan apa yang diciptakannya. dia lalu berencana untuk membuat kehidupan di robot layar itu. aku tidak tau apa-apa terhadap rencananya. malam itu aku tertidur karena letih.

esoknya saat aku bangun, aku seakan melihat dunia yang familiar, tapi aku belum pernah berada di sini. anehnya, saat aku mencoba berdiri, aku tidak bisa. aku ingin mengulurkan tanganku, tidak bisa juga. aku sepertinya memiliki tubuh yang aneh. aku tidak tau caranya mengontrol tubuh seperti ini. lalu aku melihat cahaya silau dan terang.

itu adalah tota. aku bertanya apa yang terjadi. tota bilang, aku harus di tempat ini sementara. aku harus membuat kehidupan di sini ada. aku harus di sini selamanya dengan tubuh ini, tubuh jelek yang sempit ini, tota bilang namanya ular. aku tidak mau, aku ingin bersama tota saja, tetapi aku harus menurut. baiklah, tidak apa-apa, aku bisa mencoba dunia ini dan bermain-main di sini. setelah aku menyetujui rencana tota, tota pergi keluar dari dunia ini. mungkin dia sedang mengamatiku sekarang di depan layarnya.

aku melihat robot yang asli. ternyata melihat langsung di dunianya lebih hebat daripada dari layar. aku mencoba memanggilnya. aku ingin bermain dengannya.... Lihat Selengkapnya

Bruak!!

betapa kagetnya aku saat mereka menendang aku. aku bertanya apa yang salah padaku, tapi mereka mengambil ranting tajam dan bersiap menusukku. aku lari dengan badanku, dengan tertatih-tatih, karena aku belum lancar menggunakannya. lalu aku bersembunyi di dalam lobang kecil yang ada di bebatuan. bebatuan yang besar. aku berteduh di dalamnya dan menunggu robot itu pergi. setelah dia pergi, aku berusaha mencari robot lain yang lewat. tetapi mereka sama saja. menginjakku, mencekikku, dan melemparku.

ternyata tota sungguh-sungguh membuatku jadi karakter jahat. aku bingung di sini. rencana apa sebenarnya yang dibuatnya? bukannya mainan ini untukku? kenapa dia malah menyengsarakanku di sini? mungkin ini juga permainan. yang penting adalah aku harus membuat mereka hidup. aku mencoba bermain dengan kelinci saja. tetapi kelinci itu juga lari ketakutan. rasanya menyebalkan. aku mengejarnya, menahannya. dia terus memberontak. aku kesal dan marah! sialan!

lalu aku menelan kelinci itu bulat-bulat. dengan penuh amarah. tetapi setelah aku memakannya, aku merasa melakukan kesalahan, aku ingin mengeluarkan kelinci itu kembali, tetapi tidak bisa. sejak itu aku selalu merasa ingin menyantap kelinci lagi, walau aku tidak mau. tapi kalau aku tidak melakukannya, perutku terasa sakit.

kenapa tota tidak pernah datang lagi? aku bahkan sudah lupa wajahnya seperti apa.

suatu hari, seperti biasanya, aku berbaring di atas pohon. alu melihat robot di bawah sana. sedang menggendong anaknya. dia meletakkan anaknya di lantai. aku memunculkan diriku lagi. siapa tahu kebencian si robot sudah hilang. tapi nyatanya dia melawanku. dia hampir saja membunuhku, kalau aku tidak menggigitnya. setelah aku menggigitnya, dia rusak. aku lalu memelihara anaknya. memberinya makan. setiap ada robot lain yang berusaha mendekatinya, kupatok.

anak robot itu tumbuh besar denganku. aku tidak tahu mengapa dia tidak membenci aku. dia suka melompat-lompat sambil berkata: "hawi! hawi!" jadi aku menamakannya hawa.... Lihat Selengkapnya

suatu hari, saat aku terbangun dari tidur, aku mencari-cari anak itu di mana. hawi sudah tidak ada lagi. aku berusaha mencarinya. aku kesepian. aku melihatnya ada di sebuah taman bersama teman-temannya yang lain. tetapi setiap aku mencoba mendekat, teman-temannya mengusirku, nyaris membunuhku. aku jadi putus asa.

tapi aku menemukan satu cara. aku menerobos di dalam tanah, membuat guaku sendiri dan memasukinya, tentu saat semua robot sudah tidur. mataku segera terfokus pada hawi. aku membangunkannya, dia tampaknya tidak membenciku, jadi aku bisa mengajaknya kabur, dan dia mau. kami berlari menjauh dari taman itu, menuju ke sebuah taman yang sepi. hawi bertemu seorang robot laki-laki yang bernama adi. saat adi melihatku, dia juga berusaha membunuhku. tetapi aku berhasil bersembunyi. terpaksa hawi menyembunyikanku untuk sementara, diam-diam.

aku melihat hawi sangat senang dengan adi. aku tidak tega memisahkan mereka. mereka pasti sudah jodoh yang ditentukan tota. tota, berapa lama aku harus di sini?

sekejap mata, mataku tertarik pada dua pohon yang ada di tengah taman ini. di setiap daunnya, tertera simbol yang sama dengan simbol dari layar tota di pohon yang satunya. sementara di pohon yang lain, aku melihat bentuk yang sama dengan sayapku dulu, di setiap daunnya. mungkinkah itu letak kunci dari dunia robot layar ini? karena selama ini tota bekerja dengan simbol dan bentuk itu saja.

mungkin itulah kunci kesadaran untuk robot-robot! aku lalu mengajak hawi untuk memakan buah dari pohon itu. tetapi dia bilang itu tidak boleh dimakan. saat kutanya kenapa, dia bilang tidak tahu.

kenapa tota melarang mereka makan pohon ini? mungkin ada kesalahan pada robot2 ciptaan tota. biarlah. setelah ini aku bisa kembali kepada tota. setelah kubujuk-bujuk, hawi pun mau memakannya. dia memetik beberapa buahnya. lalu memeberikannya pada adi juga. lalu mereka memakan satu buah. saat mereka menghabiskan satu buah, mereka terkaget dan melihat sekeliling mereka. sepertinya mereka sudah sadar sekarang. mereka robot pertama yang hidup.

tiba-tiba aku melihat cahaya silau. itu tota! dia pasti mau menjemputku.... Lihat Selengkapnya

tetapi anehnya, tota marah. tota menghancurkan buah-buahan yang hawi petik, dan tota juga mengusir adi dan hawi ke tempat yang kau tak tau di mana, setelah memberikan mereka pakaian untuk dipakai. aku tak tau kenapa. tetapi aku hanya bisa menyambutnya senang.

betapa kagetnya aku saat dia membentakku. dia memarahiku dan memberitahuku bahwa dia tidak akan pernah mengeluarkanku dari sini sampai aku mati. lalu dia pergi meninggalkanku. apa ini? penantianku selama ini seperti ini? apa maumu tota? kenapa kau membeginikan aku?

hatiku hancur. aku putus asa lagi. kesenanganku berakhir. tidak akan pernah lagi kuharapkan bantuanmu tota! lebih baik kututup hatiku selamanya dari tota. semenjak itu aku hanya bisa makan dan hidup di dunia ini. suatu hari, burung besar memangsaku dan aku mati.

setelah itu aku merasa tertidur kembali.

aku merasa terbangun dari mimpi buruk. kini aku melihat tempat yang tak pernah kulihat sebelumnya, tapi aku tau tempat ini di mana. di sekelilingku berantakan. ini dunia nirmalku. tetapi bukan lagi di dalam rumahnya tota. aku kembali ke duniaku! sekarang aku bebas... tetapi aku tidak tahu harus ke mana...!

aku tidak tau bagaiman. yang aku tahu hanyalah melupakan kemarahanku pada tota. menanyakan apa salahku, dan meminta maaf. aku datang ke rumah tota. tetapi tota sedang bermain dengan makhluk bersayap lain, yang seperti aku!! aku menanyakan siapa mereka. tota hanya mengatakan bahwa itu anak buahnya yang baru. atau sama saja dengan anaknya. lalu dia mengusirku. tanpa menjelaskan alasannya. aku tidak mengerti sama sekali. sekarang aku mengerti apa yang harus kupelajari. tipuannya selama ini. hanya membuatku sakit hati. aku tidak ingin sakit hati. aku ingin membuang hati ini tetapi aku tidak tau letaknya di mana. menjadi aku tidak segampang menjadi robot layar, mereka tau di mana hati mereka. bahkan otak mereka. sekarang aku hanya bisa membenci tota. aku akan menghancurkan tota. aku akan menjadi lebih pintar dari dia. aku harus setara dengan tota. aku harus membunuhnya.

selang beberapa waktu kemudian, aku kembali datang ke rumah tota. dengan tujuan yang berbeda dari yang sebelumnya. ide penghancuran! saat dia sedang bermain ditemani anak buahnya yang lain, yang paling dia sayangi yaitu jeffryl dan juga miksel, aku mencuri data-data permainan yang dibuatnya. aku mengambilnya sehingga aku bisa memberitahu manusia bahwa tota itu jahat. aku akan membuat para robot layar itu percaya kepadaku. lihat saja nanti! setidaknya aku masih sangat sayang dengan robot layar.... Lihat Selengkapnya

setelah itu aku akan berperang dengan tota setelah aku lebih hebat atau setara dengannya. akan kubunuh dia bersama para nak buahnya! lihat saja nanti! dan robot2 hidup yang ada di dunia layar akan kubawa ke sini agar mereka bahagia,, tanpa tota!

aku mulai mengacaukan sistem aturan tota pada robot layar. sayangnya tota mengetahuinya. aku tahu aku belum lebih hebat dari dia. tetapi dunia robot layar yang kukopi ini akan kusembunyikan baik-baik, dia tidak akan tahu. setelah tota tidak menemukan kopian dunia robot layar itu, dia melemparku ke tempat aneh. tempat yang gelap dan kosong. dan pergi meninggalkanku. lalu aku mengeluarkan kopian dunia robot layar yang kusimpan dalam tubuhku.

aku belajar dulu mengenai tempatku ini. ini tempat tersembunyi yang belum pernah kulihat. saat aku mengepakkan sayapku atau berlari, sesuatu yang panas dan berwarna merah berkobar-kobar mengikuti arahku dan tidak bisa hilang. aku tidak tau ini apa. kunamakan saja api. aku suka.

setelah itu aku mengontrol dunia robot layar melawan tota dan berusaha mengalahkannya sampai aku lebih hebat dan bia keluar dari sini dan membawa para robot layar ke duniaku yang sebenarnya. lalu membunuh tota. tota yang dulu kusayangi, ayah yang buruk, sekarang harus kubenci..

tunggu saja saat itu!