Australia telah maju jauh ke utara – ke belahan bumi utara – yang bertabrakan dengan asia dan amerika utara.Tabrakan Australia dan asia menghasilkan pegunungan besar, jauh lebih tinggi dari himalaya – 10.000 meter. Pegunungan ini tajam dan puncaknya tidak tererosi.
Kompresi batuan menghasilkan plato besar, tanah tinggi lebar di bumi. Iklim dari puncak-puncak ini keras, namun konsentrasi karbon dioksida yang lebih tinggi di atmosfer membuat kehiduan lebih mudah bagi tanaman.
Terdapat hujan deras di pegunungan, dan hujan lebat musiman di plato.
Di ketinggian yang terbentuk antara asia dan Australia, laba-laba perak menyebarkan jaringnya untuk menangkap biji yang dibawa angina. Suhu danatmosfer yang berubah mendukung petumbuhan antropoda – serangga, udang dan laba-laba. Sehingga laba-laba lebih besar dari leluhur masa manusia, dan menyimpan biji-biji dalam jumlah besar.
Sayap panjang dari pelari angina dari plato besar, keturunan dari angsa, teradaptasi untuk melayang cepat; sementara kaki berbulu membantu penerbangan kecepatan rendah. Warna biru mereka membantu memantulkan cahaya ultraviolet pada ketinggian, dan selaput pelupuk mata terpolatisasi membentuk sepasang kacamata alami.
Great Blue Windrunner
Sebuah kelompok baru burung telah berevolusi di era ini dimana kaki mereka teradaptasi sebagai terbang dipermukaan menjadi empat sayap. Contoh paling spektakuler ini adalah great blue windrunner,sebuah spesies mengesankan dengan bulu biru terang dan bentang sayap 2,5 meter.
Berkas fakta Great blue windrunner:Zona waktu:
100 juta tahun yang akan datang
Tipe:
Burung empat sayap.
Ukuran:
Bentang sayap 1,5 meter.
Leluhur:
Bangau
Tinggal:
Terbang dan melayang
Makanan:
Laba-laba perak, khususnya laba-laba pemanen pemancing
Dimakan oleh: Tidak ada predator
Perilaku:
Mereka menghabiskan seumur hidupnya dengan terbang. Himpunan sayap tambahan mereka memperkaya terbang dan layang mereka pada angina yang bertiup di atas lautan dan turun dari lereng gunung.
Great blue windrunner hanya perlu sedikit waktu untuk istirahat. Saat ia mencapai puncak tertinggi, ia berganti menjadi melayang dan tidur untuk beberapa menit, seperti penerbangan layang manusia.
Sebuah lapisan kulit gelap transparan dapat menutupi mata melindungi mereka dari sinar matahari seperti sepasang kacamata.
Makanan:
Makan dengan memangsa laba-laba besar dan serangga lainnya.
Perkembangbiakan:
Membuat sarang tinggi di puncak gunung palto besar dan bertelur.
Laba-laba perak
Laba-laba colonial besar yang membangun sarang luas seperti jarring, pada permukaan batuan plato. Jarring ini mengumpulkan biji yang tertiup masuk dari kaki plato. Laba-laba yang lebih muda mengumpulkan biji dan membawanya ke tumpukan biji yang tersimpan aman di bawah tanah.
Berkas fakta laba-laba perak:Zona waktu:
100 juta tahun akan dating
Tipe:
Arachnid atau laba-laba
Ukuran:
Dari satu sentimeter hingga ratu yangberukuran bola kaki
Leluhur:
Laba-laba
Tinggal:
Di jarring dan di bawah tanah
Makanan:
Serangga yang terjaring, ratu memakan poggle
Dimakan oleh:
Great blue windrunner
Perilaku:
Laba-laba perak tinggal dalam koloni.
Masing-masing laba-laba memiliki tugas dalam koloni yang terorganisir rapi. Laba-laba termuda adalah pembuat sarang, memintal sarang yang besar untuk menangkap awan biji rumput yang mengambang di sepanjang lembah.
Laba-laba lain berjalan di sekitar jarring mengumpulkan biji atau membawanya ke ratu. Lba-laba perak memiliki beragam ukuran. Yang termuda hanya beberapa millimeter sementara ratunya dapat tumbuh seukur bola kaki.
Makanan:
Laba-laba perak menanam dan memakan poggles di musim dingin yang panjang, hormone dari poggle yang hamil penting untuk produksi telur ratu.
Perkembang biakan:
Telur dihasilkan oleh ratu.
Poggle
Salah satu mamalia yang bertahan, pengerat kecil ini relative tidak bergerak dan tergantung pada persediaan biji yang diberikan laba-laba perak. Komunitas poggle tinggal dalam lingkungan tertutup karena laba-laba perak sesungguhnya memanen mereka untuk dagingnya.
Berkas fakta poggle:Zona waktu:
100 juta tahun akan datang
Tipe:
mamalia, pengerat
Ukuran:
Seukuran hamster
Leluhur:
Pengerat
Tinggal :
Di bawah tanah di gua laba-laba perak
Makanan:
Biji yang disimpan oleh laba-laba perak
Dimakan oleh:
Laba-laba perak
Perilaku:
Mamalia terakhir poggle adalah pengerat kecil.
Ia tinggal dengan mudah di koloni laba-laba perak bebas dari beban mencari tempat berlindung dan makanan. Semua kebutuhan mereka adalah makan dan berkembang biak. Poggle sangat subur dan menghasilkan banyak keturunan.
Makanan:
Makan biji rumput yang dipanen untuk mereka oleh laba-laba perak.
Perkembang biakan:
Menghasilkan anak hidup seperti leluhurnya.
Sumber: http://faktaevolusi.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar