Robot ini berkemampuan yang melebihi otomasi, yakni mampu berinteraksi dengan orang dengan menggunakan berbagai nuansa emosi.
Robot dengan kepala dan bahu dan gerak mata yang tajam mirip Einstein serta kumisnya yang khas itu mempesona 1.500 peserta pada konferensi Desain, Hiburan dan Teknologi yang digelar untuk mendorong kreativitas di kalangan pengusaha, ilmuwan dan perancang.
Ia seperti manusia biasa. Ya matanya dan juga senyumnya atau mengerutkan dahi seperti layaknya orang berpikir. Bahkan hampir mendekati, seperti sesungguhnya.
"Ini mesin empati," kata pakar robot David Hanson kepada para hadirin, seperti dilaporkan Reuters.
"Ini robot yang mampu memahami perasaan dan mimik muka orang."
Software robot tersebut melacak 13 parameter, segala sesuatu dari kedipan mata hingga mengangkat alis atau mengerutkan hidung.sumber : Kapanlagi.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar